Sejarah StiKes PHI

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PERSADA HUSADA INDONESIA (STIKES PHI)

Era Globalisasi

Era Globalisasi yang diiringi dengan kian kompleksnya masalah kesehatan menyebabkan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan meningkat dengan tajam. Hal ini menuntut pendidikan bidang kesehatan untuk menyediakan tenaga-tenaga kesehatan yang professional, terampil, inovatif, beretika dan bertakwa.

Para pendiri Yayasan Persada Husada Indonesia, yang merupakan pegawai dan pejabat dari Departemen Kesehatan, menjawab tuntutan tersebut dengan mendirikan Akademi Keperawatan Persada Husada Indonesia (Akper PHI) pada tanggal 7 Juni 1995 melalui SK Menkes RI No. HK.00.06.1.1.1892 yang diperpanjang kembali dengan SK Menkes RI No: HK.03.2.4.1.01948.

Selengkapnya
Foto Sejarah

Gagasan & Komitmen

Membangun generasi tenaga kesehatan masa depan yang kompeten and berdaya saing global.

Visi Misi

Visi Institusi

"Menjadi institusi pendidikan unggul dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, inovatif, terampil, dan beretika serta berdaya saing global pada Tahun 2028"

Misi Institusi

  • 1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang kesehatan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, inovatif, terampil, dan beretika.
  • 2. Mengembangkan dan menerapkan proses pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebijakan pendidikan tinggi.
  • 3. Mengembangkan penelitian di bidang kesehatan yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
  • 4. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan yang berbasis kebutuhan nyata masyarakat and hasil penelitian dalam rangka peningkatan derajat kesehatan.
  • 5. Mengembangkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta tata kelola institusi yang efektif, transparan, dan berkelanjutan melalui penerapan sistem penjaminan mutu internal.
  • 6. Mengembangkan dan memperkuat kerja sama strategis dengan institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha, dunia industri, dan mitra internasional guna mendukung peningkatan mutu dan daya saing institusi.